Sunday, August 02, 2015

Transit lagi di Dubai

Iya setelah dua bulan di Hamburg, kemarin tgl 1 Agustus jam 22 saya terbang dari Hamburg ke Dubai. Tidak diduga dan disangka... tiba-tiba di upgrade ke kelas Bisnis. Wow... kok bisa? Nah itu dia gak jelas... kata petugasnya karena saya dua kali booking online. Mungkin sama tiketnya sih cantik... Gak tahu, yang penting alhamdulillah.. bagasi yang tadinya kelebihan 1,5 kg tidak harus dikeluarkan.

Oh ya... menikmati penerbangan di kelas bisnis Emirates... wow... ternyata memang ueenakk. Hahahaha.. norak sih emang, tp emang benar-benar wow... Begitu masuk ada minuman selamat datang. Baru take off dapat kacang dan minuman... Kalau di kelas ekonomi cuma sebungkus dan segelas plastik minuman, kalau di kelas bisnis sepiring kecil kacang...hangat dan segelas minuman.. bisa lebih... dan gelasnya kaca hehehe... Selesai itu langsung ditanya mau makanan pembuka apa. Saya pilih salmon... gak lama.. langsung dapat salmon dan salad. Selesai itu ditanya lagi mau makan utamanya apa... saya minta lamb... kambing... nah ini sekitar 20 menit. Diantara itu ditawarin beberapa roti. Datang makanan utama... wahh enak deh dan kenyang banget...

Lihat jam ternyata selesai makan sudah jam setengah 2 waktu Hamburg. Langsung pengin tidur. Ya.. tidurnya enak bisa selonjor hihihi.. Norak lah pokoknya. Dan dalam waktu 2 jam juga sudah sampai di Dubai... Tapi dalam tidur 2 jam itu.. wow.. enak banget boboknya.

Ya begitulah... ini sedang di Dubai. Transit agak lama. Setelah ini perjalanan ke Jakarta kembali ke kelas ekonomi :D Alhamdulillah sudah ada rejeki...

diposting dari Dubai Airport...
2 Agustus 2015

Labels: ,

Monday, May 20, 2013

Transit Abu Dhabi

Ini cerita perjalanan pulang dari Liege.

Jam 6 pagi saya sudah turun ke lobi hotel. Sarapan belum ada... Sang pemilik hotel tahu saya akan ke stasiun dia bilang, saya harus naik dari halte yang kanan dari hotel. Padahal halte terdekat adalah yang di kiri hotel. Cuma seperti biasa saya gak ngerti bahasa Perancis... jadilah saya jalan ke halte yang terdekat alias ke kiri hotel. Sebelum menyebrang jalan menuju halte, saya baru sadar ternyata memang nomor bis yang ke stasiun tidak tertera di halte itu. Oooo ... saya baru sadar ternyata tidak semua bis berhenti di halte yang sama. Buru-buru saya tarik koper ke halte yang disarankan sang pemilik hotel tadi. Nah gini nih.. kalau gak mau dengar orang lain hihi... Beruntung masih ada waktu 6 menit sebelum bis tiba. Kebayang kalau terlambat, pasti terlambat naik kereta ke Brussel. Aduh bisa gawat. 

Sesampai di bandara, muncul masalah lain. Tas tangan yang baru saya beli di Liege dianggapnya kebesaran, sehingga tidak boleh bawa dua dengan ransel komputer. Gawat. Tapi dengan sedikit rayuan saya gak bawa apa-apa, akhirnya boleh juga masuk. Lolos... 

Masalah berikutnya ... saya baru ingat kalau mau keluar Eropa juga di cek visa. Berhubung semua surat-surat undangan kedatangan saya ke Belgia ini sudah masuk koper dan sudah di bagasi, maka tidak ada lagi keterangan atau surat-surat. Waduhhh gawat kalau ternyata ada masalah visa seperti saat dag-dig-dug mau masuk Belgia. Bismillah... ternyata penjaganya punya list negara-negara tanpa visa. Alhamdulillah... akhirnya keluar juga... terbang.

Sesampai di Abu Dhabi, maunya beli ini itu. Tapi pikir-pikir lagi karena perjalanan ini tidak terima uang Euro, maka harus ngirit ah... Akhirnya duduk aja online... Ngeblog.. hehe.. 

Sudah banyak TKI dan orang-orang selesai umroh juga menunggu disini. Rame...
Dan saya sudah mulai ngantuk.... 

Diposting dari Abu Dhabi 

Labels: